Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Binatang

Binatang sering diidentikkan dengan hal-hal yang buruk, kejam dan liar. Orang jahat, orang sadis, orang culas biasa dijuluki “Seperti Binatang!

Ini sebenarnya tidak adil. Salah satu bentuk pelecehan dan pelanggaran terhadap HAB ( Hak Asasi Binatang). Sebab kalau mau jujur, bukankah manusia justru kerap lebih kejam dan brutal daripada binatang?..


Sekejam-kejamnya binatang, tidak ada yang sampai tega menganiaya anaknya sendiri; atau bahkan membunuh anaknya sendiri. Hanyalah manusia yang berbuat begitu.

Sejahat-jahatnya binatang, tidak ada yang sampai berkhianat; kasak-kusuk lalu menusuk dari belakang. Hanya manusia yang berbuat begitu. Sejarah umat manusia banyak diwarnai kisah pengkianatan ala Brutus (yang berkhianat terhadap sahabatnya, Julius Caesar) dan tipu muslihat ala Ken Arok (yang mengawini Ken Dedes dan membunuh Tunggul Ametung, suaminya).

Dalam buku The Jungle Book, karangan Rudyard Kipling, dikisahkan ada seorang bayi manusia yang semenjak kecil diasuh oleh sekawanan kera. Ia tumbuh dilingkungan hutan dan akrab dengan perilaku binatang. Ketika suatu waktu ia ditemukan oleh manusia, dan diajak ke peradabannya, ia lantas menyesal.

Lebih baik saya menjadi binatang lagi,” katanya. “Binatang membunuh untuk makan atau mempertahankan hidupnya, sedangkan manusia membunuh karena iri hati, dengki, kebencian, dendam harta dll “.

Jadi, betulkah manusia lebih beradab dan berbudaya dari binatang? Betulkah manusia adalah “Mahkota Ciptaan Allah” dan karenanya lebih tinggi & utama statusnya dari binatang? Buktikanlah Kawan !!!

Sumber : http://hermansyah.info/binatang/

Selengkapnya...

Jika saya bertanya kepada kawan-kawan semua, apakah kawan-kawan tahu Perbedaan dan persamaan antara Danau Galilea dan Laut Mati ? ada sesuatu makna yang dapat kita ambil dari kedua tempat tersebut. Silahkan disimak . . .

Perbedaan yang paling mendasar dari Danau Galilea dan Laut mati yaitu : Danau Galilea adalah sebuah danau dan Laut mati adalah sebuah Laut.

Sedangkan persamaan dari Danau Galilea dan Laut Mati yaitu sama-sama berasal dari sumber mata air yang sama, yaitu dari sungai Yordan, yang mengalir ke dua tempat tersebut.

Akan tetapi, Bila kita perhatikan lebih spesifik dari kedua tempat tersebut selain terdapat perbedaan utama dan persamaan yang disebutkan di atas, terdapat pula beberapa perbedaan yang lainnya.

Perbedaan tersebut yaitu, jika kita melihat Di sekeliling Danau Galilea, terlihat sangat bagus dan indah sekali, ditumbuhi dengan berbagai macam tumbuhan dan banyak penduduk yang bermukim disekitarnya. Di dalam danau pun banyak spesies yang hidup dan di tumbuhi oleh berbagai macam tanam-tanaman.

Berbeda dengan Laut Mati, yang mana didalamnya tidak ada spesies yang dapat hidup di dalam dan disekitarnya dikarenakan kadar garam yang tinggi. Selain itu pula, bau yang dikeluarkanpun tidak begitu sedap.

Mengapa terjadi berbagai macam perbedaan dikedua tempat tersebut? padahal sumber air dari kedua tempat tersebut berasal dari sumber yang sama.

Perbedaan tersebut dikarenakan Danau Galilea "Menerima dan Memberi", Danau Galilea menerima Air dari sumbernya dan meneruskan ketempat lain yang membutuhkan dan memanfaatkannya lagi.

Sedangkan Laut Mati, "Menerima dan Menyimpan", Laut mati menerima air dari sumbernya dan tidak akan pernah keluar lagi.

Yah,...Begitu juga kita sebagai manusia, kita jangan hanya bisa atau cuma menerima dari orang lain saja, tetapi kita juga harus dapat saling berbagi kepada sesama, Apalagi dengan orang-orang yang sangat membutuhkan bantuan kita. Karena kita sebagai manusia adalah makhluk sosial. Yang saling ketergantungan antara manusia yang satu dan manusia yang lainnya.

Semoga bermanfaat , Yakin Usaha Sampai kawan. . . . . :D
Selengkapnya...

Kejujuran


Bersiaplah selalu untuk menghadapi situasi yang menuntut kejujuran anda. Nasehat agar kita senantiasa berlaku jujur lebih mudah diucapkan dari pada kenyataannya. Bayangkan seseorang dalam keadaan "terjepit", bila ia berkata jujur, ia akan kehilangan keuntungan besar yang sudah ada dalam genggamannya. Sebaliknya, bila ia mau sedikit berdusta, bukan hanya keuntungan namun juga kebanggaan yang diraihnya. Sebenarnya, kejujuran tidak berkaitan dengan untung rugi. Kejujuran adalah sebuah sikap yang tidak perlu dihitung dengan nilai uang. Kejujuran bukanlah sebuah pilihan. Seseorang melakukan dusta karena ia memilih untuk berdusta. Mengapa dusta adalah pilihan ? Karena anda tidak bisa menipu diri sendiri. Hati nurani tak bisa dibungkam meski ia hanya berbisik lirih.

Pepatah kuno ini tak pernah lekang bagaimana pun majunya sebuah perekonomian : "Kejujuran adalah mata uang yang laku dimana-mana". Bawalah sekeping kejujuran dalam saku anda, itu melebihi mahkota raja diraja sekalipun.

Kata bijak hari ini : "Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakn orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah".

Selengkapnya...

Belajar Seumur Hidup


Bila anda menganggap bahwa anda sudah tak perlu lagi belajar selepas meraih ijazah sekolah, maka anda salah. Dunia sedang berjalan semakin cepat. Manusia bekerja semakin baik. Persoalan yang muncul semakin rumit. Anda memerlukan berbagai ketrampilan yang baru . Bukan hanya sebagai alat untuk meraih kemajuan. Namun untuk berada disuatu tempat, anda dituntut untuk tahu bagaimana menjaga posisi. Karena itu, jangan berhenti belajar.

Pelajari hal-hal baru dengan penuh antusias. Belajar bukan berarti membuka diri anda pada dunia Yang Maha Luas ini. Belajar mengingatkan, sesungguhnya anda tak mungkin tahu semua jawaban. Belajar mengajarkan pelajaran terpenting dalam hidup, yaitu kerendahan hati untuk bertanya.

Memang benar, sarang burung manyar tak mengalami perubahan sejak berabad-abad lalu. Mungkin, hingga berabad-abad kedepan. Juga benar, ikan salmon mungkin takkan mengubah perjalannanya ke sungai air tawar untuk meletakan telur-telur mereka. Namun, kehidupan manusia selalu berubah.

Bukan hanya dari tahun ke tahun, atau dari bulan ke bulan. Tetapi, dari hari ke hari. Manusia akan menemukan cara-cara terbaik bagi hidup mereka. Rahasia alam ini terlalu Maha Besar untuk dimengerti dalam seumur yang fana ini. Anda tidak harus mengetahui semua jawaban. Namun, anda harus berusaha tahu apa yang terbaik bagi hidup anda. Untuk itu anda harus belajar. Seumur hidup anda.

Salah satu kata bijak mengatakan "Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan ialah berbuat sebaik-baiknya dan berbahagia pada hari ini".......Semangat bagi kawan-kawan semua ....Yakin Usaha Sampai ... :-D


Selengkapnya...

Jangan Pernah Putus Asa dan Belajar dari Kesalahan



Mungkin kita pernah melihat iklan-iklan di televisi yang menggambarkan kita untuk tidak pernah berputus asa, Misalnya pada salah satu iklan Soft Drink yang pernah kita lihat, disana digambarkan bahwa sekelompok orang tidak memiliki rasa semangat untuk melakukan sesuatu, tetapi ketika mereka meminum soft drink tersebut, mereka kembali bersemangat untuk melakukan aktifitas mereka, sehingga harapan dan semangat mereka muncul kembali.

Menjalani kehidupan juga seperti itu, tak perlu bersusah hati atau putus asa bila menghadapi kesulitan. Bila kita mampu menjalani kehidupan dengan bersemangat, maka beban seberat apapun akan terasa ringan. Bila kita tak pernah kehilangan harapan dan selalu optimis, kita akan selalu menemukan jalan keluar dari suatu masalah.

Bila anda melakukan sesuatu, ada kemungkinan anda membuat suatu kesalahan. Bila anda membuat kesalahan, itu adalah hal yang hebat. Karena anda berkesempatan belajar sesuatu. Akui kesalahan anda, teliti dan pelajari secara mendalam. Jawablah kesalahan anda tersebut. Kesalahan adalah guru yang luar biasa. Dengan mengenal apa yang salah, anda dibantu untuk menemukan apa yang benar.

Orang yang berbakat sukses, akan belajar dari apapun yang terjadi, termasuk kesalahan. Bila anda membuat suatu kesalahan, hal terbaik adalah mengumpulkan kembali keeping-keping yang terserak, dan memperhatikan bagaimana hal itu bisa terjadi.

Jangan menangisi kesalahan, periksa dan pelajari kesalahan. Selanjutnya manfaatkan pengetahuan baru anda itu. Good Luck untuk semua…………!!!!! & Yakin Usaha Sampai. Kegagalan adalah satu-satunya kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih cerdik.
Selengkapnya...

Berkacalah Pada Diri Sendiri


Ketika dua cermin saling berhadapan, Muncul pantulan yang tak terhingga. Begitulah anda jika mau bercermin pada diri sendiri. Akan anda temukan bayangan yang tak tehingga, bayangan itu adalah kemampuan yang luar biasa. Ketakterbatasan yang memberi kekuatan untuk menembus batas rintangan diri. Berkacalah pada diri sendiri, dan temukan kekuatan itu.

Singkirkan cermin diri orang lain. Disana hanya terlihat kekurangan dan kelemahan anda yang akan memupuk ketidak puasan saja. Dan ini akan menjerumuskan anda kedalam jurang kekecewaan saja.

Anda bukan orang lain, anda adalah anda yang memiliki jalan keberhasilan sendiri. Mulailah hari ini dengan menatap wajah anda. Carilah bayangan yang tak terhingga itu, disana ada kekuatan yang akan membawa anda kepuncak keberhasilan.

Hidup dengan melakukan kesalahan akan tampak lebih terhormat dari pada selalu benar karena tidak pernah melakukan apa-apa.
Selengkapnya...

Tidak Ada yang sia-sia


Optimisme adalah memandang hidup ini sebagai persembahan terbaik. Tidak ada sesuatu yang terjadi begitu saja dan mengalir sia-sia, pasti ada tujuan. Pasti ada maksud. Mungkin saja anda mengalami pengalaman buruk yang tak mengenakan, maka keburukan itu hanya karena anda melihat dari salah satu sisi mata uang saja. Bila anda berani menengok ke sisi yang lain, anda akan menemukan pemandangan yang jauh berbeda.

Anda tidak perlu harus menjadi orang tersenyum terus atau menampakan wajah yang ceria. Optimisme terletak didalam hati. Bukan hanya terpampang dimuka, jadilah optimis, karena hidup ini terlalu rumit untuk dipandang dengan mengerut alis.

Setiap tetes air yang keluar dari mata air tahu mereka mengalir menuju ke laut. Meski harus melalui anak sungai, selokan, kali keruh, danau dan muara. Mereka yakin perjalanan mereka bukan tanpa tujuan. Bahkan ketika menunggu di samudra, setiap tetes air tahu,suatu saat panas dan angin akan membawa mereka kepuncak-puncak gunung, menjadi awan dan menurunkan hujan, sebagian menyuburkan rerumputan, sebagian tertampung dalam sumur-sumur, sebagian kembali kelaut. Adakah sesuatu yang sia-sia dari setetes air yang anda temui diselokan rumah anda?
Selengkapnya...

Alasan di Balik Kegagalan


Bila anda mencari alasan untuk sebuah kegagalan, anda bisa menemukan berjuta-juta dengan mudahnya, namun, alasan tetaplah alasan. Ia takan mengubah kegagalan menjadi keberhasilan. Kerapkali alasan serupa dengan pengingkaran. Semakin banyak menumpuk alasan, semakin besar pengingkaran pada diri sendiri. Ini menjauhkan anda dari keberhasilan. Sekaligus melemahkan kekuatan diri sendiri. Berhentilah mencari suatu alasan untuk menutupi kegagalan. Mulailah bertindak untuk meraih keberhasilan.

Belajarlah dari penambang yang tekun mencari emas. Ditimbanya berliter-liter tanah keruh dari sungai, ia saring lumpur dari pasir, ia sisir pasir dari logam, tak jemu ia lakukan hingga tampak butiran emas berkilauan. Begitulah semestinya anda memperlakukan kegagalan. Kegagalan itu seperti pasir keruh yang menyembunyikan emas, bila anda terus berusaha, tekun mencari perbaikan disela-sela kerumitan serta berani menyingkirkan alasan-alasan, maka anda akan menemukan cahaya kesempatan. Hanya mencari alasan, sama saja dengan membuang pasir dan semua emas yang ada didalamnya.

Kegagalan adalah penundaan, bukan kekalahan, dan kegagalan adalah jalan memutar, bukan jalan buntu.

Selengkapnya...

Nikmatilah Hidup Ini


Seberapa luas dunia yang anda cipatkan ? banyak orang yang memiliki dunia hanya seluas meja tulisnya, atau sepetak ruang kerjanya, atau mugkin sebesar gedung kantornya saja. Pandanglah keluar, tebarkan pandangan anda. Carilah ujung cakrawala, nikmati cahaya matahari sore menemani perjalanan pulang anda kerumah. Dunia anda jauh lebih luas dari apa yang anda kira. Ruang yang tersedia bukan hanya antara rumah dan ruang kerja anda. Anda dianugrahi lautan, pegunungan, hutan, mata air dan berbagai keiondahan alam lainnya. Sadarilah bahwa semua ini tak kalah berharganya. Karena itu, jangan sia-siakan waktu anda untuk tidak melebur dengan keindahan yang tiada tara. Jangan ragu untuk meninggalkan pekerjaan anda. Esok masih ada.kecuali anda mau menyesal karena disaat pandangan anda telah lamur, anda baru tersadar akan keelokan alam ini.

Pekerjaan anda bisa menunggu, namun umur anda takkan kembali. Waktu adalah anak panah yang melesat kencang. Anda tak mungkin mampu menghentikan atau melambatkannya. Selama waktu masih tersisa, tak perlu ragu untuk menikmati kehadiran anda dibumi ini. Ketika anda menyadari betapa berharganya itu semua, andapun menyadari betapa berharganya anda yang mungil ini di alam semesta yang maha luas ini. Kehadiran anda bagian dari alam ini. Hiduplah dengan penuh keseimbangan.
Selengkapnya...

Memberi Tanpa Pertimbangan


Cobalah untuk mengawali suatu hari anda dengan niat untuk memberi. Mulailah dengan sesuatu yang kecil yang tak terlalu berharga dimata anda. Mulailah dengan uang receh. Kumpulkan beberapa receh yang mungkin tercecer disana-sini, hanya untuk satu tujuan, diberikan. Apakah nda sedang berada di bis kota yang panas, lalu dating pengamen yang benyanyi memekan telinga, atau anda sedang berada di mobil ber AC yang sejuk, lalu sepasang tangan kecil mengetuk meminta-minta. Tak peduli bagaimana pendapat anda tentang kemalasan, kemiskinan dan lain sebagainya. Tak perlu banyak pikir, segera berikan satu dua keping kepada mereka.

Barangkali ada rasa enggan kesal, tekanlah perasaan itu seiring dengan pemberian anda. Bukankah tak seorangpun ingin memurukkan dirinya menjadi pengemis. Ingat kali ini anda hanya sedang “berlatih” memberi, mengulurkan tangan dengan jumlah yang tiada berarti? Rasakan saja, kini sesuatu mengalir dari dalam diri melalui telapak tangan anda. Sesuatu itu bernama Kasih Sayang.

Memberi tanpa pertimbangan bagaikan menyingkirkan batu penghambat arus sungai, Arus sungai adalah rasa kasih dari dalam diri, sedangkan batu adalah kepentingan yang berpusat pada diri sendiri. Sesungguhnya bukan receh atau berlian yang anda berikan. Kemurahan itu tidak terletak ditangan, melainkan dihati.

Selengkapnya...